Showing posts with label saham. Show all posts
Showing posts with label saham. Show all posts

Wednesday, September 5, 2012

2)Saham ENRG Jadi Top Foreign Sell Selasa (4/9/20120

2)Saham ENRG Jadi Top Foreign Sell Selasa (4/9/201
Headline
inilah.com
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Selasa, 4 September 2012 | 19:32 WIB
INILAH.COM, Jakara - Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menjadi top foreign sell mencapai 214,2 juta saham dari volume perdagangan 1,3 miliar saham senilai Rp118,9 miliar.

Demikian mengutip data BEI, Selasa (4/9/2012). Pada perdagangan hari ini, saham ENRG melemah Rp17 di Rp78 dengan frekuensi 7,951 kali transaksi.

Menurut pelaku pasar modal, Sem Susilo, saat ini risiko menahan saham ENRG masih cukup tinggi. Untuk itu disarankan melakukan cutloss mendekati penutupan.

Selanjutnya saham UNSP mencapai 113,1 juta saham dari volume perdagangan 219,6 juta saham. Untuk saham ASRI mencapai 24,05 juta saham dari volume 84,5 juta saham. Saham LSIP mencapai 20,8 juta saham dari volume perdagangan 35,9 juta saham.

Sementara saham GIAA mencapai 8,02 juta saham dari volume perdagangan 36,9 juta saham. Saham BRAU mencapai 7,7 juta saham dari volume 31,7 juta saham. Untuk saham KIJA mencapai 6,8 juta saham dari volume perdagangan 23,2 juta saham. Saham JSMR mencapai 5,3 juta saham dari volume 7,3 juta saham.

Sedangkan saham BWPT mencapai 4,8 juta saham dari volume perdagangan 15,9 juta saham. Saham BKSL mencapai 4,8 juta saham dari volume 46,6 juta saham.

Tuesday, September 4, 2012

Hutang UNSP (2) PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP) Siap Lunasi Utang Jatuh Tempo

Masalah utang yang membelit PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk sejak beberapa waktu lalu, mulai menemui titik terang. Pengelola perusahaan milik politisi Aburizal Bakrie itu memastikan, Bakrie Sumatera akan melunasi utang obligasi yang akan jatuh tempo dua pekan lagi tersebut. “Dananya sudah siap,” ujar Bambang Aria Wisena, Direktur Utama Bakrie Sumatra, Dengan demikian, utang obligasi senilai US$ 150 juta yang jatuh tempo 15 Juli 2012 itu, akan di-refinancing, tepat waktu.
Hutang obligasi senior dengan tingkat bunga 10,75% akan jatuh tempo tidak lama lagi yakni 15 juli 2012. Peringkat hutang jangka panjang UNSP telah terpotong dari ccc+ menjadi cc. Rencananya UNSP akan melakukan refinancing atas hutang obligasi yang jatuh tempo tersebut., sedangkan mengenai pendaannya masih belum jelas darimana akan dikeluarkan. Posisi kas perusahaan per kuartal pertama 2012 berada pada posisi Rp166miliar, yang artinya hutang obligasi USD150juta masih belum tertutupi. Data keuangan terakhir pada kuartal pertama membukukan penurunan laba bersih 26,22% menjadi Rp99miliar, penurunan ini dikarenakan tingginya beban keuangan yang diderita UNSP yaitu meningkat 16,9% dari kuartal lalu. Perlu diwaspadai nantinya apakah UNSP akan tepat waktu melakukan pembayaran hutang obligasinya, bila tidak maka para kreditor mungkin akan meminta jaminan berupa asset-aset UNSP. Untuk rasio net debt to equity perlu diwaspadai karena berada pada level 85%.

Hutang UNSP

JAKARta. Beban utang masih menjadi momok yang membayangi PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP). Lembaga pemeringkat global Standard and Poor\'s (S&P) menurunkan peringkat utang jangka panjang UNSP dari semula CCC+ menjadi CC.
Alasan pengguntingan rating adalah Bakrie belum memiliki rencana yang jelas untuk melunasi utang yang segera jatuh tempo. Vishal Kulkarni, analis S&P berpendapat, manajemen Bakrie lamban memfinalisasi penyelesaian utang obligasi berdenominasi dollar Amerika Serikat (AS) senilai US$ 150 juta.
Sedikit kilas balik, pada Juni 2007 lalu, AI Finance BV yang 100% sahamnya dimiliki Agri International Resources Pte Ltd (AIRPL) menerbitkan obligasi senilai US$ 150 juta. Bakrie menguasai 99,02% saham AIRPL. Utang itu berbunga 10,87% dengan harga penerbitan 95,81%, akan jatuh tempo pada 15 Juli 2012.
"Penundaan pembayaran secara substansial akan meningkatkan risiko default bagi AIRPL juga terhadap UNSP," ujar Vishal dalam pernyataan resminya, Rabu (27/6).
Peringkat AIRPL juga terpangkas ke level sama. S&P akan memantau perkembangan penyelesaian utang Bakrie hingga tiga pekan mendatang. "Kami bisa menurunkan peringkat UNSP dan AIRPL hingga level D, jika utang tidak dibayar pada 15 Juli 2012 nanti," kata Vishal.
Sebaliknya, jika anak usaha Grup Bakrie itu berhasil menyelesaikan kewajibannya itu, peringkat emiten perkebunan itu akan naik.
Pengelola Bakrie dikabarkan tengah mencari utang ke untuk refinancing pinjaman yang akan jatuh tempo itu. Namun, manajemen UNSP masih menutup mulut tentang rencana menutup utang lama dengan utang baru. Alasannya, perseroan masih dalam masa black period.
Dijauhi investor
Wilson Sofan, analis Reliance Securities, menilai, penurunan peringkat tentu menjadi sentimen jelek terhadap saham UNSP. "Saat ini, saham UNSP sudah tidak diminati. Ini terlihat dari tren harga yang terus turun," ujar dia.
Pada penutupan perdagangan Kamis (28/6), harga saham UNSP melemah 2,2% menjadi Rp 178 per saham. Harga itu sudah anjlok 68% dari harga di awal tahun ini.
Isu penurunan rating ditambah kondisi fundamental yang juga terpuruk, makin menekan pamor UNSP. Laba bersih Bakrie untuk kuartal I-2012 senilai Rp 84,07 miliar, atau anjlok 63,7% year-on-year (yoy). Kas per akhir Maret turun 42,8% yoy hingga Rp 165,68 miliar.
Wilson memprediksi, harga UNSP akan melanjutkan tren penurunan jangka menengah hingga Rp 123 per saham. "Jauhi sahamnya, bagi yang sudah pegang, bisa cutloss," rekomendasi dia.
Giovanni Aristo, analis Bahana Securities, berpendapat, dalam jangka panjang, prospek bisnis Bakrie masih cerah, tertopang oleh bisnis oleokimia yang tengah berkembang. "Produk itu bebas pajak. Pemain sedikit sedangkan yang butuh banyak," kata dia.
Di tahap awal, biaya pengembangan sektor bisnis itu memang besar. Namun jika sudah berjalan, kontribusinya optimal. Perkiraan Giovanni, pada 2013, Bakrie sudah merasakan efek positif dari pengembangan bisnis kimia.
Tekanan besar terhadap saham UNSP, saat ini, menurutnya tidak lepas dari penurunan harga sawit dan karet di pasar dunia. Selain itu, "Dari sisi good corporate governance, mereka memang tidak bagus," kata dia.
Bahana merekomendasi hold untuk UNSP dengan target harga Rp 280-Rp 300 per saham. Tapi Bahana tak menutup kemungkinan menurunkan target harga.

Friday, August 24, 2012

Right issue ENRG

MedanBisnis – Jakarta. Untuk melakukan refinancing, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) akan melepas saham perseroan ke publik sebesar 10%, dengan harga pelaksanaan saham baru di sekitar Rp185 per saham.
Dengan non-pre emptive right issue tersebut, ENRG akan dapat menjaga rasio DER di level 0.9. ENRG juga berniat untuk menerbitkan obligasi global senilai US$ 600 juta.

Sisa dana obligasi serta right issue akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, serta pendanaan capital expenditure/capex 2012. (inh)

Sunday, November 20, 2011

info deviden kark 2012


Resource : IPOT

 

KARK : Cash Dividen

CumDate : 2011-12-06
Final
Jadwal Pelaksanaan Pembagian dividen tunai atas saham Dayaindo Resources International Tbk, PT (KARK)
Dengan ini kami beritahukan bahwa Emiten diatas bermaksud untuk melakukan pembagian dividen tunai dengan rasio dividen tunai adalah setiap 1 (satu) saham akan memperoleh Rp. 0,83
Adapun jadwal pembagian dividen tunai adalah sebagai berikut :
  • Tanggal perdagangan bursa yang memuat dividen tunai (Cum Dividen) di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 6 Dec 11
  • Tanggal perdagangan bursa tidak memuat dividen tunai (Ex Dividen) di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 7 Dec 11
  • Tanggal perdagangan bursa yang memuat dividen tunai (Cum Dividen) di Pasar Tunai : 9 Dec 11
  • Tanggal perdagangan bursa tidak memuat dividen tunai (Ex Dividen) di Pasar Tunai : 12 Dec 11
  • Tanggal Penentuan Pemegang Saham yang berhak mendapat dividen tunai di dalam rekening Efek (Recording Date): 9 Dec 11
  • Tanggal Pembayaran dividen tunai : 23 Dec 11

Friday, August 5, 2011

Rumor Saham : Dibidik Sejumlah Investor, Saham BVIC Menuju Rp300

Dibidik Sejumlah Investor, Saham BVIC Menuju Rp300
Headline
situs terkait
INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) berpeluang menembus level Rp250-300 dalam waktu dekat.

Kabarnya, sebuah bank asing asal Malaysia berencana untuk mengakuisisi perseroan. Bahkan perusahaan pembiayaan grup Astra disebut-sebut juga berniat melakukan aksi serupa. Secara fundamental, kredit BVIC akan meningkat setelah rights issue dan emisi obligasi.

Pada perdagangan kemarin, saham BVIC ditutup naik Rp1 ke level Rp137.

Monday, August 1, 2011

Rekor baru IHSG

Sumber : Inilah.com
Volume Tinggi, IHSG Cetak Rekor Baru di 4.193,44
Headline
Pasar Modal - Senin, 1 Agustus 2011 | 16:07 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Bursa saham Indonesia pada perdagangan Senin (1/8) ditutup menguat 62,64 poin atau 1,52% ke 4.193,44 atau capai rekor tertinggi baru. Volume perdagangan mencapai 19,4 miliar saham dan Rp18,5 triliun.

Indeks meski berada di zona positif tetapi cenderung flat dengan level terendah di 4.131,73 dan tertinggi di 4.193,56. IHSG mengalahkan rekor penutupan tertinggi pada perdagangan Rabu (27/7) pekan lalu di level 4.174,11.

Indeks JII naik 5,8 poin ke 572,96, indeks ISSI naik 1,3 poin ke 134,04 dan indeks LQ45 naik 6,2 poin ke 736,04. Penguatan didukung sektor pertambangan naik 24,8 poin ke 3.387,41 disusul sektor industri dasar naik 13,8 poin ke 1.305,35.

Indeks mengalami net foreign buy sebesar Rp248,8 miliar dengan pembelian asing mencapai Rp14,1 triliun dan penjualan asing sebesar Rp13,9 triliun.

Untuk volume perdagangan di pasar reguler mencapai Rp6,5 miliar saham dengan volume Rp5,4 triliun. Namun karena ada transaksi tutup sendiri atau crossing 70% saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) mencapai Rp12,52 triliun sebanyak 22.775.490 lot atau 11,38 miliar saham.
Bursa saham Asia juga bergerak positif seperti indeks Hang Seng naik 1,1% ke 22.693, indeks Nikkei naik 1,3% ke 9.965, indeks China naik 0,08% ke 2.703 dan indeks ASX naik 1,6% ke 4.497.

Saham yang menguat seperti saham SCPI naik Rp5.000 ke Rp30.000, GGRM naik Rp2.100 ke Rp53.000, HERO naik Rp1.300 ke Rp8.000, SMDR naik Rp850 ke Rp6.150, ASII naik Rp800 ke Rp71.300, CNTX naik Rp325 ke Rp4.500, BBRI naik Rp300 ke Rp7.200, NIPS naik Rp300 ke Rp4.100, UNVR naik Rp300 ke Rp15.900, BBCA naik Rp250 ke Rp8.550, BMRI naik Rp200 ke Rp8.050, ICBP naik Rp200 ke Rp6.000.

Saham yang turun seperti saham IMAS turun Rp500 ke Rp16.400, ADMF naik Rp200 ke Rp13.400, EXCL naik Rp200 ke Rp5.550, SMAR naik Rp200 ke Rp6.900, SOBI naik Rp175 ke Rp2.500, AKPI naik Rp150 ke Rp2.275, GJTL naik Rp150 ke Rp3.125, SMCA naik Rp150 ke Rp6.400, DSSA turun Rp100 ke Rp14.500, INDY turun Rp75 ke Rp3.650.

JECC: Laba Jembo Cable Company melonjak 574%

Title : JECC: Laba Jembo Cable Company melonjak 574%
Produsen kabel PT Jembo Cable Company Tbk membukukan lonjakan laba bersih 574,17%
pada semester I/2011 ditopang adanya kenaikan pendapatan.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis perseroan hari ini disebutkan perseroan mencetak
laba bersih Rp17,33 miliar pada semester I/2011 dibandingkan dengan Rp2,57 miliar pada
periode yang sama pada tahun lalu. (bisnis/uth)
Untuk harga hari ini sudah menyentuh ke 670.
herydeprio.

Friday, July 29, 2011

IHSG sudah akan Crash ?

IHSG sudah akan Crash ?

 
IHSG : Siapkan dana CASH, jika sewaktu-waktu IHSG crash…
(socktrader ref)
Melihat DOW dan regional yang tidak menentu dan cenderung turun beberapa hari ini,
sebaiknya porto kita tidak dalam full power, sisihkan cash jika sewaktu-waktu IHSG crash..

HOLD hanya saham-saham yang anda tahu fundamentalnya bagus.
sebaiknya posisi anda saat ini : 70cash-30stocks (untuk yang konserfativ)…

Beberapa saham yang bisa kita perhatikan yang masih memiliki momentum untuk naik:
BUMI (Baru saja menembus resistant level 3425nya… volume cukup bagus, juga BUMI akan segera di tradingkan di LONDON Stock Exchange dalam waktu dekat ini)
INTA (Baru saja Stock-Split kemarin 3850->770, sehingga akan lebih liquid)
SMRA (Baru saja menembus Resistant level 1160… menunggu cuaca membaik)
GOOD LUCK

Clixeria max - Dapat Dollar gratis dari paman sam -- 0.01 $ / click