Showing posts with label Index. Show all posts
Showing posts with label Index. Show all posts

Friday, August 19, 2011

IHSG memerah significant - krisis mulai terimbas ?

INILAH.COM, Jakarta - IHSG Jumat (19/8) ini diperkirakan akan turut bergerak melemah seiring koreksi di bursa global.

Menurut Samuel Sekuritas dalam ulasan pasarnya hari ini mengutarakan beberapa saham yang selama sepekan terakhir menguat signifikan diperkirakan akan mengalami profit taking seperti ASII, UNTR, UNVR, INTP serta beberapa saham sektor banking. Support indeks berada di level 3,931.

Bursa AS dan Eropa kembali terkoreksi signifikan semalam sekitar 4-5% seiring beberapa sentimen negatif antara lain Morgan Stanley menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia menjadi 3,9% di 2011, rilis beberapa data ekonomi AS yang lebih buruk dari ekspektasi seperti jobless claims dan Philadelpia economic index serta potensi krisis likuiditas bank-bank di Eropa akibat krisis utang dan perlambatan ekonomi.

Harga minyak juga terkoreksi signifikan sekitar minus 6% ke level US$82,4/barel diikuti harga metal dunia seperti Nikel minus 3% dan Timah minus 5,2%.

Bursa Asia pagi ini kembali dibuka terkoreksi sekitar 3% memfaktorkan koreksi signifikan yang terjadi di bursa global dan komoditas semalam ditambah dengan sentimen negatif dari Citigroup yang turut menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS setelah rilis data ekonomi yang mengecewakan semalam. Harga minyak melanjutkan koreksinya ke level US$81,1/barel pagi ini.

Monday, August 1, 2011

Index Paman Sam Melorot Lagi

Bisnis Indonesia

NEW YORK: Setelah cukup menguat saat sesi pembukaan, hanya dalam setengah jam bursa saham Amerika Serikat tergelincir setelah indikator pertumbuhan sektor manufaktur lebih buruk dari perkiraan para ekonom AS.
Ini sekaligus mengoreksi sentimen positif pasar terhadap keberhasilan Presiden AS Barack Obama dan Konggres menuntaskan pembicaraan soal pagu utang negara.
Indeks Standard & Poor’s 500, misalnya, pada transaksi Senin pagi pukul 9:31 waktu New York dibuka menguat 1,1% menjadi 1.306,34.
Namun, hanya berselang setengah jam, pada sesi transaksi pukul 10:02 Indeks Standard & Poor’s 500 turun 0,30% menjadi 1.288,44. Sentimen negatif pasar tersebut terpicu oleh melorotnya kinerja industri manufaktur Negeri Paman Sam tersebut.
Berdasarkan survei yang dilakukan Bloomberg, para ekonom AS memperkirakan indeks kinerja manufaktur AS akan turun menjadi 54,5 pada Juli tahun ini.
"Namun indeks manufaktur yang dikeluarkan Institute for Supply Management menunjukkan indeks itu turun menjadi 50,9 dari sebelumnya [Juni] sebesar 55,3%," tulis laporan itu.
Indeks manufaktur di Asia dan Eropa juga mengalami penurunan karena permintaan produk manufaktur melemah dan pemulihan resesi ekonomi global kehilangan momentum.
Bursa saham Eropa ikut terseret penurunan Bursa AS. Indeks Stoxx Europe 600 turun
0,9% menjadi 262,9 pada pukul 15:35 waktu London. Padahal sebelumnya indeks Eropa sempat menguat 1,2%.
"Kondisi makro ekonomi sangat jelek dan kinerja emiten juga kurang bagus," ujar Jacques-Pascal Porta dari perusahaan pialang Ofi Gestion Privee yang bermarkas di Paris,Prancis.(sut)

Clixeria max - Dapat Dollar gratis dari paman sam -- 0.01 $ / click